fana-ku abadi-mu
aku nikahi yang empat,
sebagai jalanku jatuh hati,
pada-mu.
dari jauh, aku memuja-mu,
karena jarak menyelamatkanku
dari luka yang tak perlu.
dalam diam, aku mendamba-mu,
sebab sunyi tak mengenal penolakan.
dalam sepi, aku mengutarakan
rasa yang bergerak ke selatan,
menuju hening,
di mana hanya aku yang kau miliki.
bahkan,
dalam mimpilah aku memiliki-mu,
karena di sanalah,
kematian tak punya kuasa.
akulah fana yang mencintai-mu,
dalam kekekalan
tak bertubuh,
tak bernama,
hanya pulang,
ke-mu.
Pomala, 20250710
duiCOsta_hatihati
Comments
Post a Comment