rumah dan pulang
rumah bagiku adalah tesa, rantau antitesanya, dan pulang tabir dari sintesa abadi. aku tergembala mencari makna katanya, hanya untuk menemukan hakikat di ambang pintu sendiri. rumah.. ku namai sunyi yang paling purba. aku melangkah jauh demi mencari cakrawala katanya, padahal pulang.. adalah satu-satunya cara menyentuh inti keberadaan yang paling nyata. rumah... adalah reruntuhan rindu, tempat dimana waktu membeku. aku terasing di semesta, lalu pulang, demi memeluk ketiadaan, yang menjadi satu-satunya, kebenaran paling megah dan abadi... tapi rumahku, sudah lama pergi, sedang pulangku, merasa tak kembali. rumah, di mana aku terkadang kamu juga dia tekadang ada seringkali aku lupa... rumah dimana tuannya seringkali, mengaku "aku"... Gresik, 20260128 duiCOsta_hatihati