bertopeng lidah
bagi beberapa, yang lebih karib dengan rasa, rasa bersalah maupun dosa... jangan bisikan sinis padanya, tentang "syukuri saja"... mungkin bagi banyak kaum, yang katanya di bawah ambang garis, penerimaan sudah busana maklum, untuk riuh mulia para ulama masokis... wahai kalian yang berada di seberang, terbesitkah sebentar saja? tentang jika kita bertukar pandang, atau bertukar peran, barang sebentar saja... kami yang bersyukur, dan kalian yang "narimo ing pandum", lalu sipaksa kalian maklum, sinis senyum melihat kami majnun... tanpa ukur, Taexxxx... Pomalaa, 20260317 duiCOsta_hatihati