jeda spasi karsa-rasa
Di hadapan cermin kesadaran yang hening, di kelilingi legam malam yang hangat oleh sunyi dan kesednirian, jiwa bertatap muka dengan bayang-bayangnya sendiri, membisikkan sebuah keraguan yang telah lama mengendap di relung dada: wahai diri, apakah sejatinya batas yang memisahkan antara cinta dan nafsu? Dari kedalaman lembah paling sunyi, gema semesta menjawab dengan bisikan yang lembut namun tajam, bahwa nafsu adalah denyut rahasia kehidupan, sebuah hasrat biologis yang ditanamkan agar roda keberadaan terus berputar, sebab tanpanya, kehangatan tak pernah dimulai dan kemanusiaan akan punah ditelan dinginnya zaman. Lalu diri kembali bertanya dalam keheningan, jika demikian, di manakah gerak cinta bersemayam? Resonansi batin mendesir pelan, menegaskan bahwa cinta bergerak di ranah pautan jiwa, menjadi perekat tak kasatmata yang menjaga dua insan tetap tinggal dalam kesetiaan, bahkan ketika gelora gairah telah mereda ditelan waktu. Ada nestapa yang sering kali diusung manusia, yaitu k...