Skip to main content

Posts

hatihati di jalan kurukshetra

Januari-Juni pada Oktober

Katanya, kataku. Lahir di bulan Januari adalah takdir untuk menjadi arsitek ketenangan di tengah hembusan badai; sebuah benteng tempat banyak jiwa berteduh, meski fondasinya kerap diguncang oleh sunyi yang teramat legam. Sebagai laki-laki yang dilahirkan pada ambang awal tahun, ada kedukaan yang teramat sublim dalam cara kami memandang dunia. Kami terjangkit kecanduan yang janggal namun mendalam: kecanduan untuk mengendalikan segalanya, memikul setiap poros kekacauan agar tak runtuh menimpa mereka yang kami cintai, sembari membiarkan diri kami hancur secara rahasia di balik mantel ketangguhan yang tampak dingin. Friedrich Nietzsche pernah bersuara bahwa barangsiapa yang bertempur melawan monster harus berhati-hati agar tak menjadi monster itu sendiri, dan bagi laki-laki Januari, bertempur melawan kerentanan diri adalah peperangan saban hari. Bagi dunia luar, kami tampak kokoh tanpa celah, sebuah poros tak tergoyahkan. Padahal, meminta bantuan adalah bahaya laten yang kami takuti, seola...

Latest posts

kopi sebatang diam

jatuh hati pada jarak

maaf, sekali lagi

No BRA Day

hulu sampah muara samudra

lika liku laku luka laki-laki

salah mengeja

dikutuk untuk abadi

pahit yang manis

pantai tanpa garis

peluk malam kaum kusam

sendal jepit kiri