hilang...
pengembara jauh,
jelajah dunia sejuta warna
pulang kepada pelukan,
siapa?
ketika rumah kosong,
dingin merasuk tulang
beku lisan mengutarakan
dari jauh jalan dia ke selatan...
diam...
setengah rumahnya sudah sepi,
sebagian sudah pergi,
dari singgasanaMu kembali..
tersisa tubuh-tubuh molek,
merias diri tak rapi..
tapi di sepasang kitab itu terikat
cintanya mati, rindunya terbentur
disini, saat kelana disana...
tapi arah pulang seringkali melambai,
dari sana..
saat raga sudah di sini...
kehilangan apa yang sedang kau alami?
kekhawatiran apa yang tumbuh menjadi?
apakah kau sedang berbenih,
cikal bakal perjalanan baru,
atau...
apakah bisa jadi, kau mendaki
dari puncak yang tak pernah kau singgahi?
atau apakah barangkali
kau sedang menuju mati?
dari hidup yang indera bekali..
rasa, tuli dan bisu menjadi
abai tak peduli
lalu bagaimana dengan rindu?
apakah dia akan mematahkanmu untuk kesekian kali?
ataukah, raung hasrat bersekongkol
padu padan menjadi negeri
ramai, bising dan kau merajai...
suar-suar,
pendar-pendar bias kau abaikan
perang tak lagi kau menangkan
musuh tak lagi kau kalahkan..
kemenanganmu yang tersisa hanyalah
nafas yang mulai asing dan kau keluhkan..
sering..
remug redamlah berkeping
sebelum kau tumbuh,
sembuhlah tanpa ruh..
dan kupastikan,
ini titah..
juga perintah!!
Pomalaa, 20260211
duiCOsta_hatihati
Comments
Post a Comment