Apa kabar ke-Lajiem-an

kau temui aku,
dari sebuah pesan jauh,
kota kecil dimana aku mengenal,
aroma hujan,
kopi dimana aku melihat,
pelukan dari sayu tulang,
tatapan dari nanar gurat mata,
membaca dan mendengar semua,
lalu tidur pulas dalam diam...

kali ini,
aku seduh semua sedihmu, disini
tempat yang jauh di sebrang jaladri,

juga kali ini,
suara hujan cukup parau,
dan aku hanya menyeduhnya,
tanpa rindu, tanpa kamu...

tapi...
di ujung swruput akhirnya,
tak ada yang tersisa di gelas cangkirku,
selain wajahmu,
yang mengendap di butiran kopi,
tanpa hati,
hitam abadi.

Pomalaa, 20250612
duiCOsta_hatihati 

Comments

Popular Posts