Aku
bukan soal hati yang harus diungkap
dengan tawaran dunia sekalipun,
tapi lebih kepada pencarian jiwa
Tentang teguh gunung yang menjulang tajam pada cakrawala lukiskan pelangi sore di pintu senja
Aku selalu melihat,
Resah malam takut pagi datang,
meski fajar berlalu...
menanti malam kembali pulang
Ternyata mentari tertutup kabut
seperti ramalan senja sebelumnya
takdir datang menghampiri sebagai niscaya,
untuk mengurung tanya jasad renta
Yakinlah aku pernah mendengar,
ada namaku pada doa-doa yang dipanjatkan
melalui mata bening yang aku kenal...
20190501
Comments
Post a Comment